Kota Lama Jerusalem
- Aug 11, 2019
- 2 min read
Kota Jerusalem dikenal sebagai Kota Suci Tiga Agama: Islam, Kristen, dan Yahudi. Lokasi suci ketiga agama ini berada di suatu kawasan bernama Kota Lama Jerusalem (Old City; Ibrani: הָעִיר הָעַתִּיקָה, Ha'Ir Ha'Atiqah, Arab: البلدة القديمة, al-Balda al-Qadimah). Kawasan seluas 0,9 km persegi ini berada di balik tembok tinggi yang mengelilingi seluruh sisinya. Untuk masuk ke dalamnya, saat ini terdapat 8 gerbang yang dibuka (Jaffa Gate, Zion Gate, Dung Gate, Golden Gate, Lion Gate, Harod Gate, Damascus Gate, New Gate).

Lion Gate
Eksplorasi Kota Lama Jerusalem kali ini dimulai dari Lion Gate yang membawa langsung ke Muslim Quarter dan destinasi utama terdekat adalah kompleks Masjid Al-Aqsa.

Peta Kota Lama Jerusalem (Sumber: Kit Doyle)
Bagi masyarakat global, kompleks Masjid Al-Aqsa lebih dikenal dengan nama Temple Mount (Ibrani: הַר הַבַּיִת Har HaBáyit, "Mount of the House (of God)", Muslims: Haram esh-Sharif الحرم الشريف, al-Ḥaram al-Šarīf, "the Noble Sanctuary" atau الحرم القدسي الشريف, al-Ḥaram al-Qudsī al-Šarīf, "the Noble Sanctuary of Jerusalem"). Hal ini dikarenakan sebenarnya bukan hanya Masjid Al-Aqsa yang ada di tempat ini dan lokasi ini bukan hanya suci bagi umat Muslim, namun juga umat Yahudi (dan umat Nasrani).
Lokasi ini dinamakan Temple Mount (re: Gunung Tempat Ibadah) karena dulu umat Yahudi memiliki dua tempat ibadah (first temple dan second temple) di lokasi yang merupakan “gunung”nya Kota Lama ini (ketinggian 740 mdpl). Namun keduanya hancur akibat serangan perang pada masa yang berbeda. Setelah menjadi lahan yang ditinggalkan, dibangunlah Masjid Al-Aqsa.

Namun tunggu, bangunan di atas bukanlah Masjid Al-Aqsa. Bangunan tersebut bernama Dome of The Rock (Kubah Shakhrah/ Kubah Batu). Dome of the Rock adalah sebuah bangunan yang menaungi sebuah batu (yang sangat luas dan terlihat seperti suatu permukaan tersendiri) yang dianggap suci bagi kaum Yahudi dan memiliki nilai sejarah bagi kaum Muslim. Batu ini diyakini sebagai tempat Nabi Ibrahim (Abraham) ketika hendak mengorbankan anaknya, juga dipercaya sebagai tempat berpijaknya Nabi Muhammad ketika peristiwa Isra’ Mi’raj.

Interior Dome of the Rock

Mengintip Batu Suci
Selain batu suci, di dalam bangunan ini juga terdapat sebuah gua. Gua ini disebut “Well of Souls” yang merupakan gua yang sakral bagi umat Nasrani dan Muslim.

Well of Souls
Kalau begitu manakah Masjid Al-Aqsa yang sesungguhnya? Masjid Al-Aqsa yang sesungguhnya adalah kompleks Temple Mount itu sendiri. “Masjid” sebenarnya berarti “tempat sujud” dan keseluruhan kompleks ini memang dijadikan “tempat sujud”. Hanya saja di kompleks ini memang terdapat dua bangunan penting yaitu Dome of the Rock dan Jami’ Al-Aqsa. Jami' Al-Aqsa inilah yang merupakan "Masjid"nya atau bangunan dengan atap untuk umat Muslim beribadah.

Jami' Al-Aqsa

Dome of the Rock (kubah emas-kanan) dan Jami' Al Aqsa (kubah biru keabu-abuan- kiri)
Perjalanan lihat-lihat Kota Lama tak berhenti di sini. Setelah mengunjungi Temple Mount, kita mengunjungi lokasi lain yang dikenal sebagai lokasi suci kaum Yahudi yaitu Tembok Barat/ Tembok Ratapan (Western Wall).

Koridor Kota Lama menuju Tembok Ratapan

Tembok Ratapan
Tembok Ratapan berada tepat di sisi barat Temple Mount. Tembok ini dulunya merupakan bagian perluasan dari tempat ibadah kedua (Second temple) umat Yahudi di Temple Mount. Akibat keterbatasan izin masuk wilayah Temple Mount, maka di lokasi inilah para kaum Yahudi beribadah.
Eksplorasi Kota Lama Jerusalem sayangnya harus berakhir di sini. Namun pesan yang Kota Lama dapat titipkan tidak akan pernah berakhir: Ketiga agama besar dunia dapat berdampingan berbagi sejarah dan kesucian di tempat ini, maka seluruh umatnya di manapun juga harus begitu.

Kota Lama Jerusalem




Comments